KONTAK KAMI | Butuh bantuan? Klik disini!
  • Hotline - 081317414739
  • SMS - 081317414739
  • Whatsapp - 081 317 414 739
  • hjkarpet@gmail.com
Beranda » Artikel Terbaru » Kisah Masjid Al Alam Marunda, Dibangun Satu Malam

Kisah Masjid Al Alam Marunda, Dibangun Satu Malam

Diposting pada 6 Juli 2017 oleh achmad prayitno

Masjid Al-Alam Marunda yang berlokasi di Kampung Marunda Pulo RW 07 Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, salah satu tempat yang perlu dikunjungi. Banyak pengunjung dari dalam dan luar kota yang datang karena daya tarik masjid ini.
Lokasi masjid yang berada persis di pesisir pantai Marunda ini juga menjadi salah satu dari 12 obyek destinasi wisata pesisir di Jakarta Utara. Konon Masjid Al Alam Marunda, dibangun hanya dalam tempo semalam.

Banyak kisah heroik muncul dari masjid ini, antaranya Si Pitung. Kedatangan para peziarah dari berbagai daerah, tidak lepas dari keistimewaan sejarah Masjid Al Alam yang konon dibangun oleh Walisongo.
Menurut kisah, masjid ini dibangun Walisongo saat menempuh perjalanan dari Banten ke Jawa. Karena itu, nama asli masjid ini Al-Auliya atau masjid yang dibangun wali Allah.

Kisah lain disampaikan bahwa pendiri masjid Al Alam adalah Fatahilah dan pasukannya pada tahun 1527 M, setelah mengalahkan Portugis di Sunda Kelapa. Ada keyakinan di masyarakat Marunda, bahwa Fatahillah membangun Masjid Al-Alam hanya dalam waktu satu hari.

Berangkat dari tempo pembangunan itu, tidak mengherankan bila masjid yang ukurannya mirip musala itu menjadi istimewa bagi masyarakat Marunda khususnya, dan umat Islam umumnya. Terlebih bila mengingat bahwa masjid ini juga sarat nilai sejarah perlawanan terhadap penjajah.

Pada tahuan 1628-1629, saat ribuan prajurit Mataram pimpinan Bahurekso menyerang markas VOC yang kini menjadi gedung museum sejarah Jakarta, para prajurit Islam ini lebih dulu singgah di Marunda untuk mengatur siasat perjuangan.

Lubang kecil berbentuk setengah oval yang terdapat di bagian kiri masjid Al Alam. Diketahui sebagai pengintaian terhadap bala tentara musuh. Banyak tokoh Betawi bersembunyi di masjid ini saat dikejar Balanda. Mereka akan selamat karena menurut cerita, bila bersembunyi di Masjid ini mereka tidak akan kelihatan.

Sementara itu, melihat arsitektur Masjid Al Alam akan mengingatkan pada model Masjid Demak, namun berskala lebih mini  ukurannya 10 × 10 m per segi. Atapnya yang berbentuk joglo ditopang empat pilar bulat seperti kaki bidak catur. Mihrab yang pas dengan ukuran badan menjorok
ke dalam tembok, berada di sebelah kiri mimbar. Uniknya masjid ini berplafon setinggi dua meter dari lantai dalam.

Kemudian, di bagian kiri Masjid, dulunya merupakan kolam yang digunakan untuk mencuci kaki sebelum masuk masjid. Ini mengingatkan pada arsitektur Masjid Agung Banten Lama. Bedanya, kolam di Masjid Agung Banten Lama terletak di bagian depan halaman masjid.

Beberapa bagian masjid lainnya masih asli. Antaranya adalah tembok di ruang utama masjid dan hiasan jendela yang terdapat di ruang pengimaman. Bagian dalamnya terbuat dari batu giok.

Tongkat di tempat mimbar yang terukir melingkar seperti ular juga dianggap cukup istimewa dan hanya dikeluarkan setiap hari Jum at untuk kutbah. Tongkat ini kono datang dengan sendirinya.
Saat ini, masjid yang terletak di tepi pantai itu tidak pernah sepi. Selalu diziarahi, terutama setiap malam Jumat kliwon dengan kegiatan rutin berupa istighosah.

Bagikan informasi tentang Kisah Masjid Al Alam Marunda, Dibangun Satu Malam kepada teman atau kerabat Anda.

Kisah Masjid Al Alam Marunda, Dibangun Satu Malam | KARPETMASJID.CO.ID

Komentar dinonaktifkan: Kisah Masjid Al Alam Marunda, Dibangun Satu Malam

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Temukan Kami

Hubungi Kami

KARPETMASJID.CO.ID

Marrakash Square Blok B5 No. 8-9,
Pondok Ungu Permai, Babelan
Bekasi Utara, Jawa Barat

E-mail : info@karpetmasjid.co.id

Telp./Fax : 021-889 747 33

Marketing : 0812-85-494-494

Facebook

Karpet Masjid membagikan kirimannya. ... See MoreSee Less

Sajadah Masjid Merk ASOFA, bahan polypropilene tebal 9mm dengan lebar 120 cm, panjang 30 mtr per roll, dibutuhkan agen / reseller untuk seluruh Indonesia.

View on Facebook

Alhamdulillah, pemasangan karpet masjid Al Amanah Kementrian Keuangan berjalan lancar. Karpet di design sesuai permintaan dan ukuran menyesuaikan bentuk ruangan masjid. ... See MoreSee Less

View on Facebook

Keset masjid ekslusif merk ASOFA uk 60 x 150 cm, bahan benang acrilic tebal 10mm membuat keset empuk dilapisi busa didalamnya sehingga mudah menyerap air dan backing karpet buana menjadikan keset tidak licin, sangat cocok utk masjid yg menggunakan karpet didalamnya karena akan mengurangi bau karpet yg basah dan cepet kotor karena kena kaki yg masih basah. Utk info silahkan hub 081317414739 bisa pesan khusus utk ukuran warna dan design / tulisan ... See MoreSee Less

View on Facebook

Sajadah Masjid Merk ASOFA, bahan polypropilene tebal 9mm dengan lebar 120 cm, panjang 30 mtr per roll, dibutuhkan agen / reseller untuk seluruh Indonesia. ... See MoreSee Less

View on Facebook

Portofolio

Kontak