KONTAK KAMI | Butuh bantuan? Klik disini!
  • Hotline - 081317414739
  • SMS - 081317414739
  • Whatsapp - 081 317 414 739
  • hjkarpet@gmail.com
Beranda » Artikel Terbaru » Masjid Agung Manonjaya Kaya Sejarah

Masjid Agung Manonjaya Kaya Sejarah

Diposting pada 6 Juli 2017 oleh achmad prayitno

Masjid Agung Manonjaya dibangun pada 1832 oleh Raden Tumenggung Danuningrat. Sampai saat ini bangunan masjid yang telah berdiri 182 tahun tersebut tidak berubah. Masyarakat sekitar telah berkomitmen untuk melestarikan masjid peninggalan leluhur dengan tidak mengubah postur bangunannya.Masjid Agung Manonjaya dibangun menghadap ke sebuah tanah lapang (alunalun). Udara disekitar masjid cukup panas karena saat ini mesjid tersebut berada di tengah kota. Akan tetapi, saat kita menginjakan kaki di teras masjid, kita akan disapa oleh udara sejuk nan dingin.

Juru pelihara Masjid Agung Manonjaya, Rusliana, menjelaskan, arsitektur masjid selain unik juga memiliki makna historis yang kuat. “Masjid Agung Manbonjaya menggambarkan perpaduan banyak unsur seni bangunan tradisional dengan neoclassic Eropa,” kata Rusliana kepada Republika, Rabu (8/4).

Unsur seni bangunan tradisional dapat terlihat pada atap masjid. Masjid tersebut tidak menggunakan kubah seperti kebanyakan masjid lainnya, melainkan menggunakan atap tumpang tiga. Bentuk denah segi empat dan menggunakan prinsip struktur Soko Guru di bagian tengah masjid.

Hal unik lainnya, ruang shalat untuk perempuan (pawestren) berada di sebelah selatan ruang shalat utama. Ru angan itu berukuran lebih kecil, panjangnya 11,4 meter dan lebar 3,8 meter. Pintu ma suk ke pawestren ada tiga, dua dari ruang utama shalat dan satu dari serambi Masjid.

Menurut Rusliana, serambi masjid yang memiliki banyak tiang penyangga meru pakan adaptasi arsitektur neoclassic Eropa. Sementara mustaka yang ada diatas menara masjid merupakan adaptasi dari elemen sakral ba ngunan-banguan Hindu pra-Islam di Jawa.

Ada empat menara Masjid yang berada di sisi kanan, kiri dan dua di tengah. Menara yang ada di kanan dan kiri ber bentuk segi delapan. Ada enam buah jendela di setiap menara. Sangat tampak khas arsitektur Eropa pada jendela menara yang ada di kanan dan kiri masjid.

Selain itu, masjid juga dikelilingi oleh tiang-tiang penyangga khas Eropa. Di ruang utama masjid terdapat 10 tiang penyangga. Tiang tersebut terdiri dari empat tiang Soko Guru berbentuk segi delapan, empat tiang penyangga atap di antara tiang Soko Guru. Kemudian ditambah dua tiang yang berdiri di de pan mihrab. Tinggi tiang-tiang tersebut masing-masing empat meter dengan garis te ngah satu meter. Semua tiang terbuat dari tembok.

Mihrab atau tempat Imam pemimpin shalat berbentuk persegi panjang. Panjangnya 6,3 meter dengan lebar 4,3 meter. Dihubungkan ke ruang sha lat utama dengan tiga pintu besar tanpa daun pintu. Ketiga pintu tersebut terbuat dari kayu dan berhiaskan kaligrafi. “Kaligrafinya bertuliskan ayat-ayat Alquran tentang shalat,” kata Zam zam, juru kunci Masjid Agung Manonjaya.

Bagikan informasi tentang Masjid Agung Manonjaya Kaya Sejarah kepada teman atau kerabat Anda.

Masjid Agung Manonjaya Kaya Sejarah | KARPETMASJID.CO.ID

Komentar dinonaktifkan: Masjid Agung Manonjaya Kaya Sejarah

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Temukan Kami

Hubungi Kami

KARPETMASJID.CO.ID

Marrakash Square Blok B5 No. 8-9,
Pondok Ungu Permai, Babelan
Bekasi Utara, Jawa Barat

E-mail : info@karpetmasjid.co.id

Telp./Fax : 021-889 747 33

Marketing : 0812-85-494-494

Facebook

Karpet Masjid membagikan kirimannya. ... See MoreSee Less

Sajadah Masjid Merk ASOFA, bahan polypropilene tebal 9mm dengan lebar 120 cm, panjang 30 mtr per roll, dibutuhkan agen / reseller untuk seluruh Indonesia.

View on Facebook

Alhamdulillah, pemasangan karpet masjid Al Amanah Kementrian Keuangan berjalan lancar. Karpet di design sesuai permintaan dan ukuran menyesuaikan bentuk ruangan masjid. ... See MoreSee Less

View on Facebook

Keset masjid ekslusif merk ASOFA uk 60 x 150 cm, bahan benang acrilic tebal 10mm membuat keset empuk dilapisi busa didalamnya sehingga mudah menyerap air dan backing karpet buana menjadikan keset tidak licin, sangat cocok utk masjid yg menggunakan karpet didalamnya karena akan mengurangi bau karpet yg basah dan cepet kotor karena kena kaki yg masih basah. Utk info silahkan hub 081317414739 bisa pesan khusus utk ukuran warna dan design / tulisan ... See MoreSee Less

View on Facebook

Sajadah Masjid Merk ASOFA, bahan polypropilene tebal 9mm dengan lebar 120 cm, panjang 30 mtr per roll, dibutuhkan agen / reseller untuk seluruh Indonesia. ... See MoreSee Less

View on Facebook

Portofolio

Kontak