KONTAK KAMI | Butuh bantuan? Klik disini!
  • Hotline - 081317414739
  • SMS - 081317414739
  • Whatsapp - 081 317 414 739
  • hjkarpet@gmail.com
Beranda » Artikel Terbaru » Cara memilih karpet terbaik

Cara memilih karpet terbaik

Diposting pada 23 Mei 2022 oleh RAFLY RND

sumber : hjkarpet

Pertama-tama mimin akan memberikan poin-poin cara memilih karpet untuk membuat suasana ruangan dan interior kalian lebih baik , Simak ulasan kami berikut ini.

Sesuaikan ukuran karpet berdasarkan penempatannya

Karpet yang terlalu kecil akan menimbulkan kesan yang tidak hangat. Sebaliknya, jika ukuran karpet terlalu besar, ruangan akan terkesan lebih sempit dan penuh. Oleh sebab itu, pilihlah ukuran karpet yang sesuai dengan luas ruangan.

Ukuran ±100 cm x 150 cm, cocok untuk diletakkan di ruang TV atau depan sofa

Ukuran ±100 cm x 150 cm, cocok untuk diletakkan di ruang TV atau depan sofa

Jika karpet akan diletakkan di depan sofa, pilihlah ukuran yang sudah Anda sesuaikan dengan konfigurasi sofa. Apakah sofa Anda tiga seater dengan satu seat di kanan kiri? Ataukah sofa Anda memiliki dua seater dengan kombinasi satu seater dan coffee table?

Dengan begitu, kaki Anda dapat menyentuh karpet dengan nyaman saat Anda duduk di sofa. Poin yang terpenting adalah memilih karpet yang sedikit lebih lebar dari sofa. Misalnya, untuk sofa yang lebarnya 130 cm, lebar karpet yang cocok di depannya adalah 140 cm hingga 150 cm. Hal ini tergantung pada lebar tiap-tiap sofa.

Sama halnya jika Anda memerlukan karpet untuk diletakkan di ruang TV, pilihlah karpet yang lebih lebar daripada TV. Apalagi jika Anda punya kebiasaan duduk di karpet bersama keluarga untuk menonton TV.

Dengan memilih karpet yang lebar, Anda dapat duduk dengan nyaman bersama-sama. Adapun ukuran karpet yang cocok untuk dipasang di depan sofa atau ruang TV adalah sekitar 100 cm x 150 cm.

Ukuran ±200 cm x 150 cm, bagus dipakai di area luas seperti ruang tamu atau ruang bermain anak

Ukuran ±200 cm x 150 cm, bagus dipakai di area luas seperti ruang tamu atau ruang bermain anak

Jika Anda ingin meletakkan karpet di ruang tamu atau ruang bermain, ukuran standarnya adalah sekitar 200 cm x 150 cm. Bila Anda ingin meletakkan perabot di atas karpet, sebaiknya berilah jarak di sekitar meja untuk keleluasaan Anda bergerak. Bagi Anda yang sering duduk di lantai, kami merekomendasikan ukuran yang bisa memberikan jarak 70 cm di sekitar meja.

Selain itu, Anda juga sebaiknya mencermati proporsi karpet terhadap ukuran ruangan setelah dikurangi furniture yang ada. Usahakan ukuran karpet tidak lebih dari 75% dari area lantai yang kosong. Hal ini bertujuan supaya karpet tidak mendominasi ruangan Anda.

Baca juga : Bingung Pilih Karpet? Inilah 6 Jenis Motif Karpet Rekomendasi Buat Kamu

Karpet meteran, ukurannya mudah disesuaikan dengan luas ruangan

Bila Anda khawatir karpet yang Anda beli tidak pas ketika diletakkan di ruangan, sebaiknya pilihlah karpet meteran. Dengan membeli karpet meteran, Anda akan lebih mudah menyesuaikannya dengan luas ruangan.

Mulai dari kamar tidur, dapur, hingga ruangan luas seperti hotel cocok dipasangi karpet ini. Tenang saja, karpet meteran gampang dipotong dengan menggunakan gunting atau cutterBiasanya karpet ini memiliki ukuran lebar kurang lebih 120 cm.

Gunakan karpet meteran untuk ruangan yang ingin lantainya ditutupi karpet secara keseluruhan. Karpet meteran biasa digunakan pada ruang pertemuan informal dan kamar tidur.

Kenali bahannya

Berbagai macam bahan digunakan untuk membuat karpet. Pemilihan jenis fabric turut menentukan perawatan dan sangat penting, terlebih saat ada anggota keluarga yang alergi debu atau bulu halus. Lantas, bahan karpet manakah yang lebih bagus? Untuk lebih jelasnya, silakan baca penjelasan berikut.

Polipropilena/nilon: Mudah dibersihkan

Polipropilena/nilon: Mudah dibersihkan

Polipropilena merupakan bahan termoplastik yang lentur, permukaannya licin, dan tahan terhadap bahan kimia. Sementara itu, nilon merupakan bahan yang ringan dan kuat, serta tahan terhadap noda. Hal tersebut menjadikan karpet dengan kedua bahan ini tidak cepat kotor. Apabila terkena noda, Anda cukup membersihkan permukaannya dengan kain lap atau tisu.

Karpet ini memiliki tekstur yang tidak terlalu halus dan agak kaku. Oleh karena itu, karpet ini biasanya dipasang pada area formal, seperti ruang meeting dan kantor.

Baca juga : PROSES PEMBUATAN KARPET CUSTOM DESIGN HJKARPET

Microfiber: Lembut dan menyerap air

Microfiber: Lembut dan menyerap air

Karpet yang satu ini cenderung digunakan sebagai aksen di area sofa atau wardrobe. Karpet dengan bahan microfiber memiliki tekstur yang lembut dan dapat menyerap air dengan mudah. Oleh sebab itu, karpet berbahan ini mudah dicuci baik dengan mesin maupun secara manual.

Bahan ini juga dapat menyerap softener dengan mudah sehingga ketika diberi pewangi aromanya akan tahan lama. Hebatnya lagi, bahan microfiber memiliki sifat hypoallergenic alias antialergi. Jadi, bahan ini aman digunakan oleh anak kecil atau pemilik kulit sensitif sekalipun.

Bulu rasfur: Lebih hangat, cocok untuk ruangan ber-AC

Bulu rasfur: Lebih hangat, cocok untuk ruangan ber-AC

Mirip dengan karpet microfiber, karpet dengan bahan bulu rasfur juga memiliki tekstur yang lembut dan dapat menyerap air. Bedanya, karpet bulu rasfur seratnya lebih tipis dan harganya sedikit lebih mahal. Kain rasfur ini juga sering dipakai untuk bahan pembuatan boneka, bantal, tas, dan sebagainya.

Selain itu, makin tebal bulunya makin hangat pula karpetnya. Jadi, ketika diletakkan di ruangan ber-AC karpet rasfur akan terasa lebih nyaman diduduki atau ditiduri. Namun, karpet jenis ini harus sering dibersihkan menggunakan vacuum karena mudah sekali kotor oleh debu atau remahan benda kecil.

sekian dari mimin semoga artikel ini bermanfaat buat kalian , dan jika kalian tertarik dengan karpet , ingin memasang karpet terbaik di rumah anda kalian bisa kunjungi laman ini HJKARPET

TERIMAKASIH 🙂

Bagikan informasi tentang Cara memilih karpet terbaik kepada teman atau kerabat Anda.

Cara memilih karpet terbaik | KARPETMASJID.CO.ID

Komentar dinonaktifkan: Cara memilih karpet terbaik

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Temukan Kami

Facebook

Unable to display Facebook posts.
Show error

Error: API access disrupted. Go to the App Dashboard and complete Data Use Checkup.
Type: OAuthException
Code: 200
Please refer to our Error Message Reference.

Portofolio

Kontak