KONTAK KAMI | Butuh bantuan? Klik disini!
  • Hotline - 081317414739
  • SMS - 081317414739
  • Whatsapp - 081 317 414 739
  • hjkarpet@gmail.com
Beranda » Artikel Terbaru » Masjid KakBah Pindah Di Makassar

Masjid KakBah Pindah Di Makassar

Diposting pada 29 Maret 2017 oleh

Masjid Alfatih Al Anshar,  sebuah masjid yang berdiri dibilangan jalan paccinang Raya, Kelurahan Tello, Kecamatan Panakukang Makassar.

Masjid ini tak seperti masjid pada umumnya yang memiliki kubah besar ataupun menara yang menjulang tinggi, Tapi masjid ini memiliki keunikan tersendiri yang tak dimiliki masjid lain.

Masjid Alfatih Al Anshar memiliki salah satu sudut yang berbentuk menyerupai bangunan suci dikota Makkah, Ka’Bah. Sebuah bentuk kakbah dibangun dan melekat di dinding si sisi timur masjid, dengan ukuran lebar 7 meter dan tinggi 12 meter, lengkap dengan Hajar Aswad di sudutnya.

Masjid ini diresmikan sepekan sebelum bulan suci Ramadhan tahun 2015 lalu. pendirinya yaitu Mustamin Anshar, seorang konsultan keuangan pajak yang sangat mencintai masjid dan kakbah.

Nama masjid Alfatih Al Anshar diambil dari gabungan nama cucu Mustamin dan nama akhirnya.

Ustad Harun Khahar, salah satu Imam masjid yang ditemui, menceritakan bagaimana sejarah berdirinya masjid ini.

“Waktu itu pendiri masjid ini, Pak Mustamin Ashar beribah di tanah suci Mekkah. Saat ibadah itu beliau mendapat hidayah. Ia merasa nikmat dan nyaman saat berada di dekat kakbah,” ungkapnya

Mendapat hidayah tersebut, Mustamin pun memutuskan mendirikan sebuah masjid dengan memberi sentuhan kakbah, agar ia selalu merasa berada di dekat dengan kakbah.

Sebuah tanah seukuran 20×20 M yang ia menangkan dari proses lelang oleh perbankan, pun ia mulai sulap menjadi sebuah masjid.

Putra bungsunya< MUhammad Akbar Wisudawan ia percayakan untuk mendesain masjid tersebut, dan tak perlu waktu lama, kurang lebih dari setahun, hingga akhirnya masjid ini dapat berdiri kokoh.

Harun melanjutkan, konsep masjid ini adalah alam semesta dan ruang angkasa. Maka tak heran di bagian interior masjid dapat ditemukan hal-hal yang berhubungan dengan alam semesta.

“Konsepnya ini alam semesta dan ruang angkasa yang menunjukan kebesaran Allah. Makanya di dalam itu ada bentuk lingkaran batu besar yang memiliki  tulisan lafas Allah, itu menggambarkan bumi yang kita tempati ini,” Jelasnya.

Tak hanya itu, seluruh interior di Masjid ini juga memiliki makna tersendiri seperti jumlah pintunya sebanyak 17 buah yang melambangkan jumlah rakaat shalat.

Ada juga yang berbentuk lonjong seperti telur pada bagian depan dekat dengan mimbar yang dimaknai “malebo tello” artinya kita harus memiliki tekad yang bulat dalam menyembah Allah.

Ada juga sembilan pilar yang diartikan sebagai Bulan Ramadhan yang merupakan bulan kesembilan dalam penanggalan Hijriyah.

“Semuanya disini dibangun dengan memiliki makna, seperti dilantai dua masjid, disalah satu sudutnya ada relief pohon besar dengan daun yang lebat, dan disetiap daunnya ada asmaul husna yang tertulis, pohon tersebut dimaknai sebagai kebaikan yang terus menjalar,” kata dia.

Sang pendiri masjid, Mustamin Anshar memang dikenal sangat mencintai kakbah. Selain mendirikan masjid dengan bentuk kakbah, ia juga rupanya membangun miniatur kakbar disalah satu rumahnya.

“Saking cintanya dengan tanah suci dan kakbah, beliau hampir setiap tahun memboyong keluarganya untuk ibah=dah haji maupun umrah,” jelasnya.

Tak hanya masjid Alfatih Al ashar, Mustamin juga tercatat membangun beberapa masjid dilokasi lain. ia juga akan membangun sebuah asrama khusus hafids Qur’an dan rumah Imam yang tak jauh dari masjid Al fatih.

PAHALA MEMBANGUN MASJID

Membangun masjid, memakmurkan dan menyediakan untuk orang-orang shalat termasuk amal yang utama. Allah akan memberikan kepadanya pahala nana gung. Ia termasuk shadqah jariyah yang pahalanya berlanjut hingga seseorang telah meninggal dunia.

Allah berfirman :

“Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah. Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang dapat petunjuk.” ( QS At-Taubah  )

Nabi sallallahu’alaihi wa sallam bersabda :

“Barang siapa yang membangun masjid, maka Allah akan bangunkan baginya semisalnya di surga.” ( HR. Bukhari, 450 dan Muslim, 533 dari Hadist Utsman radhiallahu’anhu)

Syekh Ibnu ustmain rahimahullah ditanya: “Dua orang atau tiga orang atau lebih, bekerja sama dalam membangun masjid. Apakah masing-masing di antara mereka dicatat pahala membangun masjid atau kurang dari (membangun masjid) itu? Beliau menjawab: “Apakah anda telah membaca surat “idza zuzilat’ apa yang Allah firmankan di akhir ayat?

Penanya: “ Faman ya’mal mitsqala dzarrotin khairan yarah” (Dan barangsiapa yang melakukan (kebaikan) sebesar dzarah(atom), maka dia akan melihatnya). (Qs. Az-zalzalah: 7)

Masing-masing akan mendapatkan pahala apa yang dikerjakan. Bahkan dia mendapatkan pahala kedua dari sisi lain, yaitu bekerja sama terhadap kebaikan. Karena jika mereka tidak bbekerja sama, masing-masing hanya dapat melakukan sedikit, maka tidak akan berdiri bangunan. Maka kami katakan, dia mendapatkan pahala pekerjaannya dan mendapatkan pahala membantu melengkapi. Contoh hal seperti itu, seseorang menginfakkan seratus real shadaqah, dia akan mendapatkan pahlanya. Jika dia menginfakkan seratus real untuk membangun masjid, maka infak tersebut memberikan manfaat dari dua sisi; Pertama pahala perbuatan, yaitu pahala dari uang tersebut. Kedua, (pahala) membantu sampai menjadi masjid. Akan tetapi kalu ada menyumbangkan untuk masjid dua puluh ribu, dan yang lain (menyumbang) dua pulu real, maka kita tidak mungkin mengatakan, mereka sama (pahalanya), dan masing-masing sama mendapatkan pahala membangun secara sempurna

Bagikan informasi tentang Masjid KakBah Pindah Di Makassar kepada teman atau kerabat Anda.

Masjid KakBah Pindah Di Makassar | KARPETMASJID.CO.ID

Belum ada komentar untuk Masjid KakBah Pindah Di Makassar

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Temukan Kami

Facebook

Unable to display Facebook posts.
Show error

Error: (#10) This endpoint requires the 'manage_pages' permission or the 'Page Public Content Access' feature. Refer to https://developers.facebook.com/docs/apps/review/login-permissions#manage-pages and https://developers.facebook.com/docs/apps/review/feature#reference-PAGES_ACCESS for details.
Type: OAuthException
Code: 10
Please refer to our Error Message Reference.

Portofolio

Kontak