KONTAK KAMI | Butuh bantuan? Klik disini!
  • Hotline - 081317414739
  • SMS - 081317414739
  • Whatsapp - 081 317 414 739
  • hjkarpet@gmail.com
Beranda » Artikel Terbaru » Pembubaran Citayam Fashion Week

Pembubaran Citayam Fashion Week

Diposting pada 1 Agustus 2022 oleh admin karpetmasjid

Pengunjung menunggu menyaksikan peragaan busana jalanan di kawasan Dukuh Atas, Jakarta, Rabu (20/7/2022). Fenomena Citayam Fashion Week di kawasan Dukuh Atas mendadak viral karena gaya busana nyentik yang didominasi anak muda dari Depok, Citayam, dan Bojonggede.
Sumber : https://lifestyle.kompas.com/

 

KOMPAS.com – Citayam Fashion Week yang belakangan ini tengah viral kembali menjadi sorotan warganet di media sosial. Itu bermula ketika petugas gabungan dari kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP melakukan pembubaran terhadap Citayam Fashion Week pada Rabu (27/7/2022).

Pembubaran dilakukan karena kerumunan massa di kawasan Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta Pusat dinilai mengganggu lalu lintas. Terlebih zebra cross yang seharusnya digunakan sebagai tempat penyeberangan malah dialihfungsikan menjadi catwalk. Menanggapi Citayam Fashion Week yang dibubarkan petugas gabungan, sosiolog Universitas Indonesia (UI), Ida Ruwaida, ikut buka suara.

Baca Juga : Penampakan Benda Misterius di Sungai

Dia mengatakan, polemik yang kian hari melanda Citayam Fashion Week tidak bisa dilepaskan dari pembiaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. “Lebih karena faktor pembiaran, sekali lagi pemerintah yang mungkin mengasumsikan ini (Citayam Fashion Week) musiman,” ujar Ida kepada Kompas.com, Kamis (28/8/2022). “Kalau dibiarkan berminggu-minggu tiap hari siapa yang nggak terganggu?” “Siapa yang disalahkan? Masa anak-anak itu yang disalahkan? Kan nggak bisa disalahkan karena nggak ada ketegasan dan kemudian sikap tegas,” tambah dia. Ida mengutarakan,  Apalagi muda-mudi yang berasal dari luar Citayam, Bojonggede, dan Depok mulai memadati kawasan Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta Pusat saban sore. “Ini ‘kan sudah selesai liburan sekolah, tapi ternyata makin ramai. Harusnya pemerintah bersikap tegas udah selesai liburan, ya udah,” tutur Ida. “Kalau pun mereka mau diberi ruang ya boleh Sabtu-Minggu, weekend di Dukuh Atas sebetulnya bisa (diatur) kayak CFD, ada jam-jamnya.”

Kondisi zebra cross Jalan Slamet Riyadi depan Rumah Dinas Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat Car Free Day.(KOMPAS.COM/Fristin Intan Sulistyowati)

Saran

Mengingat Citayem Fashion Week kian hari semakin ramai, Ida meminta Pemprov DKI Jakarta untuk menetapkan waktu kapan saja fashion show jalanan ini bisa dimulai. Dia mencontohkan kebijakan untuk menggelar CFD yang bisa diterapkan untuk menangani Citayem Fashion Week. Ida juga meminta Pemprov DKI Jakarta tidak menjadikan bocah Citayem Fashion Week sebagai kambing hitam atas kemacetan yang terjadi. “Enggak pakai itu (Citayem Fashion Week) juga macet tiap hari gitu. Dulu aja becak yang disalahin ‘kan,” kata Ida.

Baca Juga Informasi Lainnya Disini

Sumber : https://lifestyle.kompas.com/

 

Bagikan informasi tentang Pembubaran Citayam Fashion Week kepada teman atau kerabat Anda.

Pembubaran Citayam Fashion Week | KARPETMASJID.CO.ID

Komentar dinonaktifkan: Pembubaran Citayam Fashion Week

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Temukan Kami

Facebook

Unable to display Facebook posts.
Show error

Error: API access disrupted. Go to the App Dashboard and complete Data Use Checkup.
Type: OAuthException
Code: 200
Please refer to our Error Message Reference.

Portofolio

Kontak