KONTAK KAMI | Butuh bantuan? Klik disini!
  • Hotline - 081317414739
  • SMS - 081317414739
  • Whatsapp - 081 317 414 739
  • hjkarpet@gmail.com
Beranda » Artikel Terbaru » Sejarah Menarik Masjid Agung Sunda Kelapa

Sejarah Menarik Masjid Agung Sunda Kelapa

Diposting pada 6 Juli 2017 oleh achmad prayitno

Taman Sunda Kelapa di kawasan Menteng , Jakarta Pusat , diabadikan sejak tahun 1940-an. Kita tidak bisa lagi mendapatkan taman seperti ini sejak tahun 1996 Taman ini dibangun Masjid Agung Sunda Kelapa. Keberadaan Masjid ini sangat membantu banyak umat Islam di Kawasan Menteng karena sebelumnya hanya ada gereja. Gereja Protestan Paulus yang letaknya tepat di sebrang Masjid Agung Sunda Kelapa ini. Gereja yang dibangun lebih dulu yaitu pada tahun 1936 hanya sekitar satu dasawarsa setelah kota taman menteng dibangun.

Pada masa belanda gereja Paulus disebut Nassau Kerk karena berada di bagian kanan Jalan Imam Bonjol yang di masa belanda disebut Nassau Boulevard. Di salah satu gedung ini, Bung karno dan Bung Hatta bersama para pejuang merumuskan naskah proklamasi kemerdekaan dalam pertemuan yang berlangsung hingga dini hari pada tanggal 17 Agustus 1945. Setelah airbulen G30S / PKI, masyarakat di Ibu Kota merindukan kehidupan yang lebih Islami. Terlebih lagi masyarakat di Menteng

Berdiri di atas lapangan milik sekolah, milik  bagian belakang gedung Bappenas kala itu ada sebuah gedung milik TK dan SD kepondang. Maka, Gubernur DKI Ali Sadikin memberikan tanah di lapangan ini untuk dibangun masjid. Maka, Kerinduan umat Islam akan memiliki tempat ibadah di menteng terpenuhi. Waktu itu untuk membangun masjid, ada dua pilihan. Yaitu di taman Sunda Kelapa atau di Stadion Menteng yang di masa Belanda disebut Viosveld (Lapangan Vios), kini berdiri di taman menteng.

Patut diacungkan jempol, kegiatan yang dilakukan Masjid Sunda Kelapa yang tiap hari penuh dengan kegiatan kerohanian. Bagian atas dari masjid yang megah ini setiap hari, khususnya pada hari Minggu yang biasanya menyewakan tempat untuk keperluan pernikahan dan resepsi perkawinan. Sementara di gereja Paulus, umat Kristiani mengadakan berbagai acara keagaman, menunjukkan harmonisnya kehidupan beragama di negeri ini. Ketika daerah elit menteng dibangun 1920-an dan 1930-an, pemerintah kolonial ingin menjadikan sebagai kawasan jalan Eropa.

Untuk kepentingan peribadatan , dibangun dua gereja Paulus dan gereja Katolik Theresia di jalan Haji Agus Salim. Di masa Kolonial, jalan ini disebut theresiakerkwerg  Setelah dibangunnya masjid sunda kelapa, beberapa masjid lainnya dibangun, seperti Masjid Cut Meutia dan Masjid Cut Nyak Dien di gedung gedung  NV de bouwploeg. Perusahaan real estat yang sedang membangun kota Taman Menteng. Saat itu, di kawasan yang kini tinggal para petinggi RI, hanya ada sebuah masjid yang berada di pinggiran menteng. Yakni, Masjid Tangkuban Perahu yang dibangun oleh Sayid Ali Bin Ahmad Shahab, yang pada tahun 1901 dalam upaya melawan terhadap penjajah, mendirikan sekolah islam modern pertama di indonesia, Jamiatul Kheir di Pekojan, Jakarta Barat.

Keberadaan Jamiatul Kheir banyak mendapat dukungan dari tokoh pergerakan Islam, seperi KH Ahmad Dahlan (Muhammadiyah), HOS Tjokroaminoto. Dan H Agus salim (Syarikat Islam). Di depan Gereja Paulus dan Gedung Bappenas, ada taman Surapati yang di masa Belanda  bernama Burgermeester Bischoplein. 

 Jadi kurang kurang sejarah dan cerita seputar Masjid Agung Sunda Kelapa, sangat menarik bukan? Jadi kalau anda dan teman-teman dan keluarga sedang di Hotel Sofyan Betawi, untuk berekreasi ke Masjid ini tidak sulit karena juga yang sangat dekat dan mungkin melihat acara-acara yang di selenggarakan di Masjid Agung Sunda Kelapa dan mencoba jajanan yang banyak tersedia di Seluruh Masjid ini.

Bagikan informasi tentang Sejarah Menarik Masjid Agung Sunda Kelapa kepada teman atau kerabat Anda.

Sejarah Menarik Masjid Agung Sunda Kelapa | KARPETMASJID.CO.ID

Komentar dinonaktifkan: Sejarah Menarik Masjid Agung Sunda Kelapa

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Temukan Kami

Hubungi Kami

KARPETMASJID.CO.ID

Marrakash Square Blok B5 No. 8-9,
Pondok Ungu Permai, Babelan
Bekasi Utara, Jawa Barat

E-mail : info@karpetmasjid.co.id

Telp./Fax : 021-889 747 33

Marketing : 0812-85-494-494

Facebook

Unable to display Facebook posts.
Show error

Error: (#4) Application request limit reached
Type: OAuthException
Code: 4
Please refer to our Error Message Reference.

Portofolio

Kontak